Monday, 02 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Stabil Ditengah Kekhawatiran Akan Prospek Ekonomi Global
Monday, 10 March 2025 10:20 WIB | GOLD |GOLDEMAS

Harga emas bertahan kuat pasca kenaikan mingguan karena meningkatnya kekhawatiran akan prospek ekonomi global yang menopang permintaan aset safe haven.

Harga emas batangan spot stabil mendekati $2.912 per ons, setelah naik hampir 2% pekan lalu. Di AS, Presiden Donald Trump mengatakan ekonomi menghadapi "periode transisi" karena ia terus berfokus pada tarif dan PHK federal. Di Tiongkok, data menunjukkan tekanan deflasi yang terus-menerus.

Logam mulia telah melonjak pada kuartal pembukaan tahun 2025, mencapai rekor berturut-turut dan naik setiap minggu kecuali satu. Reli tersebut didorong oleh kecemasan investor tentang gangguan yang disebabkan oleh kebijakan perdagangan pemerintahan Trump, tanda-tanda pembelian bank sentral yang berkelanjutan, dan spekulasi bahwa Federal Reserve mungkin akan memangkas suku bunga lebih lanjut.

Ketua Fed Jerome Powell mengakui meningkatnya ketidakpastian ekonomi di AS tetapi mengatakan para pejabat tidak perlu terburu-buru menyesuaikan kebijakan, menurut pernyataan pada hari Jumat.

Dana yang diperdagangkan di bursa yang didukung emas batangan telah menarik arus masuk, berkembang selama enam minggu terakhir hingga mencapai level tertinggi sejak Desember 2023, menurut penghitungan awal Bloomberg.

Harga emas spot naik 0,1% menjadi $2.912,39 per ons pada pukul 11:04 pagi di Singapura, 11% lebih tinggi tahun ini. Rekor terbarunya ditetapkan tepat di atas $2.956 bulan lalu.

Indeks Spot Dolar Bloomberg stabil setelah kerugian mingguan terdalamnya sejak 2022. Perak, platinum, dan paladium turun.(yds)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS